(Vibizmanagement – Leadership) - Semua orang pasti ingin sukses, setiap orang pasti ingin berhasil, tiap orang pasti ingin menang, tiap orang pasti ingin mendapatkan yang terbaik. Hal ini adalah suatu hal yang wajar dan sangat positif. Tetapi kita harus ingat bahwa tingkat kesuksesan, keberhasilan, kemenangan dan apa yang terbaik bagi setiap orang tentunya berbeda-beda.
Saya masih ingat cerita tentang seorang yang awal mulanya memiliki profesi sebagai seorang OB kemudian berkembang sampai mencapai puncak karir sebagai seorang vice president. Wow, ini tentu sangat luar biasa. Dan kalau kita menilik perjalanan sebuah kesuksesan ternyata hampir semua bermula dari kegagalan dan sepertinya “kekalahan”. Jadi dimana sebenarnya rahasia suksesnya? dimana kunci keberhasilannya? dimana sih letak kemenangannya?
Seribu satu pertanyaan mungkin akan muncul dalam benak kita, dan dalam hati kecil kita berkata saya juga ingin sukses loh, bagaimana ya caranya?
Dulu saya berpikir, wah kalau mau jualan harus pilih-pilih dulu produknya apa, kalau tidak bisa-bisa tidak laku. Waktu as mencoba jualan dengan memilih produk yang sesuai dengan apa yang kita pikir mudah, eh ternyata tidak laris manis. Lalu berpikir untuk mencoba ganti produk dengan harapan bisa lebih baik tapi kenyataannya tidak kunjung berhasil juga. Jadi sebenarnya letak kesalahannya dimana? Jelas bukan sekedar di produknya tapi juga mindset dan skill kita sebagai seorang tenaga marketing yang menjadi faktor utama penentu keberhasilan itu.
Saya ingin coba menceritakan kesuksesan seorang sales handal dunia yang menjadi motivator sekaligus inspirator, dia adalah Joseph Samuel Gerard atau di kenal dengan Joe Gerard. Latar belakang kehidupan yang miskin membuat dia terbiasa bekerja keras, dan karena kondisi ekonominya ini dia terpaksa putus sekolah. Namun, walau susah dia memiliki semangat juang yang tinggi, dia seorang yang optimis dan memiliki semangat hidup. Saking optimisnya sampai-sampai orang di sekelilingnya bingung, kok bisa masih optimis.
Singkat cerita setelah melewati masa kerja serabutan, Joe mencoba untuk menjadi marketing sebuah perusahaan dealer mobil Detroit. Dari keinginannya ini saja dia sudah berani dan optimis bahwa dia harus berani mencoba, lihat produknya mobil. Awalnya dia di tolak, tetapi karena tidak menyerah dan berani meyakinkan manager perusahaan tersebut dengan memberikan komitmen penuh untuk memberi keuntungan, akhirnya di terima.
Singkat cerita, ia mulai berhasil menjual satu mobil sebagai hasil penjualan perdana. Dia memperlakukan setiap calon pelanggan sesuai dengan kepribadian masing-masing dan tidak memaksa mereka untuk membeli mobil, tapi dia memberi imajinasi dan hal lain yang bisa membuat mereka membayangkan memiliki mobil tersebut.
Keinginannya untuk menjadi salesman yang sukses memberinya kekuatan untuk terus mempelajari karakter orang. Baginya tidak ada hari libur setiap menit berpotensi untuk menjaring pembeli dan yang paling penting berjualan tidak membuat dia jadi beban mental sebaliknya dia sangat senang dengan pilihannya itu. Intinya adalah Joe bekerja dengan sepenuh hati.
Joe juga menempatkan unsur humanitas dalam setiap interaksinya sehingga sikap perhatian yang ia berikan menumbuhkan keterikatan batin antara dirinya dengan para pelanggan. Bentuk perhatiannya sederhana saja seperti mengirimkan kartu ucapan ulang tahun, hari kasih sayang, tahun baru, hari libur nasioanal, dll sehingga pelanggannya turut terbawa dalam suasana personal tersebut.
Melalu hal-hal kecil yang dilakukannya, secara tidak langsung Joe telah mengiklankan dirinya melalui mulut ke mulut. Ia menjadi terkenal karena antusiasme, kejujuran, ketekunan, keperdulian, sikap positif dan kesabarannya. Sampai suatu saat dia berhasil menjual 3 buah mobil perhari, sementara sales lain membutuhkan waktu sebulan untuk bisa menjual 3 buah mobil. Ketekunan dan keuletannya membuat dia di anugerahi penghargaan sebagai penjual mobil terbanyak oleh Guiness book of record dengan rekor sebanyak 13.001 buah mobil selama 15 tahun atau setara dengan 3 buah mobil sehari.
Dari cerita di atas, kira-kira apa yang bisa di simpulkan yang menjadi rahasia kesuksesan seorang Joe Gerard ?
1.Semangat pantang menyerah
Kata “menyerah” sama sekali tidak boleh ada dalam kamus seorang sales. Hal ini sangat basic sekali, karena kenyataan sebenarnya seorang sales itu dekat sekali dengan yang namanya di tolak, jadi harus tetap positif dan semangat, kalau tidak paling bertahan seminggu
2.Ramah & penuh perhatian
Point ini termasuk salah satu senjata ampuh, tapi justru yang sering pudar dalam diri seorang sales.
Beberapa kali saya mengamati sales yang berjualan di mal-mal, rata-rata mereka kurang senyum dan kurang perhatian, justru calon pelanggan jadi sering merasa risih dengan kehadiran sales tersebut.
3.Humoris namun punya kepekaan
Terkadang calon pembeli perlu dibawa untuk ada dalam suasana santai dan tenang, sambil kita coba menyapa dan jangan langsung “to the point” dengan produk saja dan jangan sampai menyinggung perasaan calon pembeli
4.Fokus tetapi enjoy
Ini hal yang penting sekali, artinya kalau kita sadar bahwa kita seorang sales maka kita akan terus mengikuti dan mempelajari sesuatu yang terjadi di sekeliling kita, dan apa yang bisa dilakukan untuk dapat meraih pembeli tetapi hal ini tidak boleh jadi beban mental karena bisa membuat depresi, tidak percaya diri dan lama kelamaan membuat kita tidak produktif sebagai seorang sales
5.Perhatian dan perduli terhadap kebutuhan calon pembeli/pelanggan
Ini penting sekali, jadi bangunlah komunikasi yang baik dengan calon pembeli
6.Cepat dalam menyelesaikan keluhan
Apabila berlambat akibat akan fatal, bahkan terhadap pelanggan yang sudah loyal sekalipun, kita harus punya prinsip “quick to solve”, semua orang mau di layani keluhannya dengan SLA yang secepatnya
7.Ketekunan
Dan akhirnya, semua yang kita lakukan memang harus di tekuni dulu, di pelajari, jangan takut gagal
Luar biasa bukan ?
Sekarang produk apa yang sedang saudara jual?
Kunci kesuksesan itu sebenarnya datang dari dalam pribadi kita masing-masing
Ingat pepatah ”When there is a will, there will be a way”
Siap berjualan kembali? Jika ”Ya” artinya anda siap meraih sukses
RF/RP/vbm
|