Home : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
VIBIZPORTAL.COM    Dailynews    Regional    Management    ICT    Lifestyle    Jobs & Career    Forum
Home Risk Management Sales & Marketing Services & CRM ICT Human Resources Financial Quality Management Leadership & Corp. Culture Strategic Management
Journal Column Experts
TAX JOURNAL

18 Pegawai Itjen Siap 'Mata-matai' Pegawai Pajak Nakal
Jumat, 13 Agustus 2010 15.30 WIB
 

Audit BPK untuk 6 Kasus Pajak Diharap Tuntas Sebelum Lebaran
Jumat, 13 Agustus 2010 15.15 WIB
 

Memungut Pajak dalam Transaksi Online
Kamis, 12 Agustus 2010 17.10 WIB
 

Perusahaan Pengguna Jasa Gayus Belum Diselidiki
Senin, 09 Agustus 2010 10:00 WIB
 

Perbedaan PPh Pasal 21,PPh pasal 25 dan PPh Pasal 29
Minggu, 08 Agustus 2010 16:00 WIB
 

Telat Ngantor, Pegawai Pajak Kena Sanksi Rp 400 Ribu
Kamis, 05 Agustus 2010 18.43 WIB
 

Ditjen Pajak Genjot Setoran dari Sektor Pariwisata di Bali
Kamis, 05 Agustus 2010 18.30 WIB
 

Per Juli 2010 Orang Kaya Setor Pajak Rp 445 Miliar
Rabu, 04 Agustus 2010 10.45 WIB
 

Tunggakan Pajak 'Orang Kaya' Capai Rp 1,2 Triliun
Rabu, 04 Agustus 2010 10.30 WIB
 

Setoran Wajib Pajak Kaya Sudah Capai Rp 47 Triliun
Rabu, 04 Agustus 2010 09.45 WIB
 

<< PREVPAGE 2NEXT >>
 
Perbedaan PPh Pasal 21,PPh pasal 25 dan PPh Pasal 29
Minggu, 08 Agustus 2010 16:00 WIB
Oleh: Lena Yong

(vibizmanagement -Tax) - Setiap Wajib Pajak pada saat menerima kartu NPWP pasti mendapatkan Surat keterangan terdaftar dari Dirjen Pajak,yang menerangkan bahwa wajib pajak mempunyai kewajiban Pajak PPh 25, 29. Sebagai karyawan yang memiliki pemotongan dari gaji, yang disebut PPh 21,timbul pertanyaan apakah saya berkewajiban membayar PPh 25 dan Pph 29 selain dari PPh 21 tersebut?

Lalu, apakah perbedaan antara pph 21, pph 25 dan pph 29?

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2000 tentang Perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan menjelaskan,yaitu:
PPh pasal 21, yakni pemotongan,penyetoran pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan,jasa,atau kegiatan dengan nama dalam bentuk apapun yg diterima atau diperoleh oleh wajib pajak orang pribadi dalam negeri.
PPh Pasal 25, terjadi apabila kita menerima/memperoleh penghasilan lebih dari 1 pemberi kerja atau mempunyai usaha bebas.
PPh pasal 29, terjadi apabila pajak yang terutang untuk suatu tahun pajak ternyata lebih besar dari pada kredit pajak,maka kekurangan pajak yang terhutang harus dilunasi sebelum surat pemberitahuan Tahunan disampaikan.

Sehingga kita dapat mengerti bahwa PPh pasal 25,Pph pasal 29 tidak wajib bagi kita yg hanya mendapat penghasilan dari 1 pemberi kerja, dan pastikan bahwa kita sudah melunasi pajak terhutang kita.

LY/RP/vbm



6 Komentar
 
petrik 2014-01-15 16:32:07

baru mulai terjun didunia perpajakan rasanya panas dingin... semoga artiket2 yang pos kan dpt membantu... Q mksh yaoch...

 
Iing Sobhan 2013-08-29 14:35:30

PPH 21 ya berkaitan dengan pendapatan pribadi terutama gaji

PPH 25 ya cicilan Pajak penghasilan badan untuk tahun berjalan

PPH 29 ya PPH Real pada tahun berjalan,,,,

 
monster headphones 2012-04-10 21:49:14

The independent transaural processor is rare,<a target='_blank' href=http://www.beatsmonsterok.com/monster-beats-by-dr-dre-studio-detroit-lions-headphone-p-262.html>Monster Beats By Dr Dre Studio Detroit Lions Headphone</a> but the space for expansion or headphone surround sound decoding, down the crossfeed (the atmosphere, strengthening ")<a target='_blank' href=http://www.beatsmonsterok.com/monster-beats-by-drdre-studio-green-bay-packers-headphone-p-263.html>Monster Beats By Dr-Dre Studio Green Bay Packers Headphone</a> may also have similar beneficial effects. The spatial extension headset accessories Frequently Asked Questions can be found in the schematic.<a target='_blank' href=http://www.beatsmonsterok.com/monster-beats-by-dr-dre-studio-new-england-patriots-headphone-p-264.html>Monster Beats By Dr Dre Studio New England Patriots Headphone</a> Create a binaural headset microphones, binaural recording. In addition, try to play binaural surround recording system with surround sound audio decoders (ie, through the guide channels of environmental information to the rear).<a target='_blank' href=http://www.beatsmonsterok.com/monster-beats-by-dr-dre-studio-new-oreans-saints-headphone-p-265.html>Monster Beats By Dr Dre Studio New Oreans Saints Headphone</a> The Dynaco - Hafler passive surround the circuit configuration of a cheap and effective.

 
Lia 2011-03-15 20:31:47

Kalau dalam 1 tahun kita bekerja di 2 perusahaan yang berbeda (maksudnya pindah kerja).. itu nanti di perhitungan SPT-nya kan pasti kurang bayar, yangmana harus dilunasi dulu sebelum pelaporan SPT. Ini kekurangan bayarnya disetor pakai form SSP, pasal berapa yah ? Thx.

 
ulfah 2010-11-08 19:24:03

pusing nih klo pajak..
bingung apa sii perbedaan 25 dan 29.

 
tia 2010-09-26 17:21:08

ternyata pajak mbulet. . .
dulu pas smp dan sma tidur mulu cee
lulusan manj. farmasi dapat posisi keuangan, skrg juga ngurus pajak perusahaan. tambah pusiiing

 
Halaman:
1

LEAVE A COMMENT
Nama *:
Email *: ( tidak ditampilkan )
Website: ( tanpa http:// )
Comment *:
Code *:
Bookmark and Share
ADVERTISING

Our Link | Privacy Policy | Contact Us Copyrights © 2008 managementfile.com, Powered by Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlife.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizportal.com - vibiznews.com - beritadaerah.com - visijobs.com - shoppingandnews.com - ictfiles.com
 

Warning: DOMDocument::load() [domdocument.load]: Document is empty in http://ictfiles.com/feed/fullcontent, line: 1 in /home/sloki/user/t19378/sites/managementfile.com/www/rsslib.php on line 91

Warning: DOMDocument::load() [domdocument.load]: Start tag expected, '<' not found in http://ictfiles.com/feed/fullcontent, line: 1 in /home/sloki/user/t19378/sites/managementfile.com/www/rsslib.php on line 91